Demi Perkuat Identitas Bangsa, Fadli Zon Bahas Pentingnya Inventarisasi Budaya

KAIRO—Kebudayaan tidak hanya berkaitan dengan tarian, lagu, atau alat musik, tetapi mencakup berbagai pengetahuan dan praktik yang membentuk identitas suatu bangsa. Hal tersebut disampaikan Menteri Kebudayaan Republik Indonesia, Fadli Zon, S.S., M.Sc. dalam sesi Seminar Panel Simposium Internasional ke-18 yang diadakan pada Senin (21/09), di Capital Palace, Nasr City, Kairo, Mesir.
Dalam pemaparannya, Fadli Zon menyoroti keberagaman budaya Indonesia yang menurutnya menjadi salah satu kekuatan penting dalam membangun identitas bangsa sekaligus memperkenalkan Indonesia di tingkat global. Ia menyebut Indonesia sebagai negara dengan mega culture diversity dengan kekayaan budaya yang mencakup warisan benda maupun selain benda.
"Tidak ada Kebudayaan dan keberagaman yang lebih hebat dari Indonesia," ujarnya.
Fadli Zon juga menyinggung pentingnya keterlibatan diaspora Indonesia sebagian dari jejaring diplomasi budaya. Menurutnya seseorang tidak harus menjadi diplomat atau duta besar untuk dapat menjadi duta budaya Indonesia.
Rangkaian seminar kemudian berlanjut Pada pembahasan dinamika ekonomi global serta penguatan daya saing Indonesia, yang menghadirkan Hendra Satya Pramana selaku Koordinator Fungsi Ekonomi KBRI Kairo dan Olvy Andrianita selaku Atase Perdagangan KBRI Kairo.
Pembahasan turut menyoroti tantangan dan strategi ekspor barang sesuai dengan ketentuan World Trade Organization (WTO) antarnegara.


