← All news

Grand Opening SI PPI Dunia ke-18: Mesir Bukan Sekadar Jadi Tuan Rumah

Reporter: Ahmad Nabil | Editor: Asdimansyah M.

KAIRO— Simposium Internasional PPI Dunia ke–18 resmi dibuka, pada Sabtu (19/9), di Al Azhar Conference Center, Al Mantegah Al-Oula, Nasr City, Kairo.

Dalam acara itu, Duta Besar Republik Indonesia untuk Republik Arab Mesir, Kuncoro Giri Waseso menyampaikan bahwa Kairo sebagai ibu kota Mesir bukan hanya sekadar lokasi penyelenggaraan simposium, melainkan memiliki keterkaitan historis dengan sejarah diplomasi Indonesia.

"Saya ingin menekankan Kairo lagi. Kairo ini luar biasa, menilik cerita yang ada tentunya. Tempat sekarang ini dijadikan tempat simposium bukan hanya sekadar kebetulan. Kalau saya boleh menarik kembali, di tahun 1945, pada saat negara kita Republik Indonesia di awal kemerdekaan dan belum diakui oleh dunia, dari kota Kairo inilah, pengakuan kita peroleh dan kita terima," tegasnya saat memberikan sambutan.

Selain itu, ia juga menggarisbawahi dua kata dalam tema Simposium Internasional PPI Dunia ke-18 kali ini, yaitu "Tangguh" dan "Berkeadilan", dimana ia menjelaskan bahwa keduanya harus berjalan seimbang. Karena ketangguhan tanpa keadilan yang jelas hanya melahirkan kekuatan yang menindas. Sementara keadilan tanpa ketangguhan hanya merupakan niat baik yang rapuh, rentan dan tidak kuat.

Turut hadir dalam acara ini sejumlah tokoh penting dari Indonesia dan Mesir, di antaranya Kuncoro Giri Waseso selaku Duta Besar Republik Indonesia untuk Republik Arab Mesir, H. Andika Nasution selaku Koordinator PPI Dunia periode 2025/2026, Dr. Hasan Khalid selaku Wakil Sekretaris Jendral Bidang Kebudayaan Islam, Akademi Riset Islam Al Azhar, Prof. Dr. Nahla Shabry Al-Saidi selaku Penasihat Grand Syeikh Al Azhar untuk Urusan Mahasiswa Asing, serta Prof. Dr. Mahmud Shiddiq Hasan selaku Rektor Universitas Al Azhar, Kairo, Mesir.

Lebih lanjut, Simposium Internasional kali ini dibuka secara simbolis oleh Bapak Kuncoro Giri Waseso beserta tamu undangan. Dengan dibukanya perhelatan Simposium kali ini, diharapkan menjadi ruang lahirnya berbagai gagasan, ide-ide, serta aspirasi yang dapat diterima dan ditampung menuju kemajuan Indonesia di masa depan.

Pembukaan ini dihadiri oleh 509 peserta, yang terdiri dari 150 orang peserta umum, 34 orang stake holder, 264 panitia, serta 61 orang delegasi dari berbagai perwakilan perhimpunan pelajar Indonesia di seluruh dunia.

More News

Melihat ke Mana Arah Kongres Internasional PPI Dunia

Pembahasan Anggaran Rumah Tangga (ART) yang sebelumnya tertunda akhirnya rampung disahkan dalam Kongres Internasional PPI Dunia lanjutan pada Jumat (26/09). Kongres kembali dilaksanakan secara daring setelah acara Simposium Internasional selesai, mulai pada pukul 16.00 sampai dengan 21.00 CLT.

Kongres InternasionalPPI DuniaDiaspora

Menjejak Sejarah Mesir Lewat City Tour SI PPI Dunia ke-18

KAIRO— Rangkaian Simposium Internasional PPI Dunia 2026 di Mesir tidak hanya menjadi ruang bagi para delegasi untuk bertukar gagasan dan berdiskusi. Melalui agenda City Tour Cairo yang diadakan pada Rabu (23/9), para peserta diajak menyusuri jejak peradaban Mesir Kuno dengan mengunjungi beberapa destinasi bersejarah, yaitu Piramida Giza dan juga National Museum of Egyptian Civilization (NMEC).