← All news

Kongres Internasional PPI Dunia 2026 Bahas Persiapan Masa Depan Organisasi

Penulis: Muhammad Hasbi Ash Shiddieqie | Editor: Muhammad Rizqi Fauzi P.

KAIRO— Kongres Internasional PPI Dunia 2026 menjadi salah satu rangkaian acara utama dalam Simposium Internasional PPI Dunia (SI PPID) ke-18 yang dilaksanakan di Markaz Sheikh Zayed, Youssef Abbas, Al Estad, Nasr City, Kairo, Minggu (20/9).

Acara ini menjadi ajang untuk membahas sejumlah hal penting bagi PPID di masa yang akan datang, mulai dari pengesahan Anggaran Dasar (AD) dan pembahasan Anggaran Rumah Tangga (ART), pemilihan dan penetapan Koordinator PPID periode 2026/2027, serta pemilihan dan penetapan tuan rumah untuk SI PPID di tahun berikutnya.

Kongres diawali dengan pembukaan serta sambutan Ketua Pelaksana Simposium Internasional PPI Dunia ke-18, Luqman Perdana Putra, dan Koordinator PPID, Andika Ibrahim Nasution. Dalam sambutannya, Andika mengungkapkan bahwa agenda ini menjadi sejarah emas bagi PPID ke depannya.

"Hari ini adalah hari yang bersejarah bagi kita semua. Hari ini bisa dijadikan sebuah tulisan, baik itu tinta emas yang akan menjadi bagian dari sejarah PPID yang akan datang. Saya mengucapkan kepada semua teman-teman yang sudah hadir, selamat berkongres, selamat adu argumentasi. Semoga pertemuan kita kali ini bukan hanya menyampaikan apa yang ada di dalam diri kita, tetapi juga bisa mewakili semua kepentingan pelajar diaspora di seluruh Dunia," ujarnya.

Setelah penyampaian sambutan, acara kemudian dilanjutkan dengan pembukaan sidang oleh Presidium Sidang Tetap, Muhammad Agiel Syafii selaku delegasi PPI Turki, serta pengecekan kuorum (red: kuota forum). Meskipun sempat tidak memenuhi kuorum yang ada, acara kemudian dilanjutkan setelah kuorum peserta online maupun offline terpenuhi.

Sidang lalu dilanjutkan dengan agenda pengesahan Anggaran Dasar (AD). Dalam hal ini, diskusi dan argumentasi antarpeserta turut mewarnai jalannya sidang. Pembahasan panjang tersebut akhirnya menghasilkan kesepakatan untuk disahkannya AD secara resmi oleh Presidium Sidang.

Kongres terus berlanjut hingga sampai pada agenda pembahasan Anggaran Rumah Tangga (ART) yang akan dibahas. Namun, beberapa peserta menilai tempat sidang saat itu kurang kondusif, sehingga menyulitkan peserta dalam mengikuti persidangan secara optimal, dan juga menimbang kemungkinan pembahasan yang sangat panjang.

Hal ini kemudian menjadi pertimbangan peserta untuk melakukan skorsing sidang. Berdasarkan hasil kesepakatan, sidang pleno kemudian diskors dan dijadwalkan untuk kembali dilanjutkan pada Senin (21/9) secara daring. Adapun pelaksanaan sidang lanjutan akan difasilitasi oleh tim delegasi dan PPIDK Aseania sebagai pihak notulensi, sementara panitia bertanggung jawab menyiapkan ruang Zoom.

Sementara itu, pada kesempatan wawancara, Ketua Pelaksana Simposium Internasional PPI Dunia ke-18, Luqman Perdana Putra menyampaikan harapannya terkait hasil persidangan kali ini.

“Saya pribadi berharap seluruh hasil gagasan, diskusi, dan pembicaraan dengan teman-teman PPI negara yang hadir dalam simposium kali ini dapat dikawal ke depannya. Hal tersebut dapat diwujudkan melalui rekomendasi kebijakan atau gagasan yang dikawal oleh PPI Dunia, baik diimplementasikan menjadi program kerja, diaudiensikan, maupun disampaikan kepada pemerintah dan pembuat kebijakan terkait. Dengan demikian, gagasan-gagasan tersebut, jika diimplementasikan kepada masyarakat, dapat memberikan manfaat bagi banyak pihak,” ucapnya.

Rangkaian Kongres Internasional PPI Dunia 2026 ini menjadi ruang bagi perwakilan PPI dari berbagai negara untuk menyampaikan pandangan dan merumuskan arah organisasi. Berbagai gagasan yang muncul dalam persidangan diharapkan dapat menjadi pijakan bagi PPI Dunia dalam menjalankan peran dan kontribusinya bagi pelajar Indonesia di seluruh dunia.

More News

Melihat ke Mana Arah Kongres Internasional PPI Dunia

Pembahasan Anggaran Rumah Tangga (ART) yang sebelumnya tertunda akhirnya rampung disahkan dalam Kongres Internasional PPI Dunia lanjutan pada Jumat (26/09). Kongres kembali dilaksanakan secara daring setelah acara Simposium Internasional selesai, mulai pada pukul 16.00 sampai dengan 21.00 CLT.

Kongres InternasionalPPI DuniaDiaspora

Menjejak Sejarah Mesir Lewat City Tour SI PPI Dunia ke-18

KAIRO— Rangkaian Simposium Internasional PPI Dunia 2026 di Mesir tidak hanya menjadi ruang bagi para delegasi untuk bertukar gagasan dan berdiskusi. Melalui agenda City Tour Cairo yang diadakan pada Rabu (23/9), para peserta diajak menyusuri jejak peradaban Mesir Kuno dengan mengunjungi beberapa destinasi bersejarah, yaitu Piramida Giza dan juga National Museum of Egyptian Civilization (NMEC).